Penjelasan bait kesatu nadom Alfiyah Ibnu Malik, قَـالَ مُحَمَّد هُوَ ابنُ مَـالِكِ ¤ أَحْمَدُ رَبِّي اللَّهَ خَيْرَ مَالِكِ Muhammad Ibnu Malik berkata: Aku memuji kepada Allah Tuhanku sebaik-baiknya Dzat Yang Maha Memiliki. Lafad qoola dalam bait pertama ini disebut majaj mursal istiaroh, yaitu lafad fiil maadi bermakna fiil mudore, kata malik dalam bait ini adalah nama kakek syekh Muhammad, kenapa syekh Muhammad menyandingkan dirinya dengan kakeknya, tidak dengan ayahnya, karna kakenya lebih mashur daripada ayahnya, penyandingan ini bertujuan agar syekh Muhammad mashur seperti kakeknya. Lafad khoer dalam bait ini adalah isim tafdil min ghoiri babihi, isim yang mempunyai makna lebih, asalnya akhyaru dipindahkan harkat ya ke huruf kho kemudian dihilangkan hamjahnya. Nadom kedua مُصَلِّيَاً عَلَى النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى ¤ وَآلِـــهِ الْمُسْــتَكْمِلِينَ الْشَّــرَفَا Dengan bersholawat atas Nabi terpilih dan atas keluarganya yang mencapai derajat kemulyaan. Dalam bait k...